Jelang All England, Herry IP Beri Ganda Putra Latihan Beda

Ajang All England akan segera diselenggarakan, PBSI siap dengan beragam latihan untuk wakil Indonesia yang akan bertanding di ajang series 1000 BWF Tour. Salah satu yang paling disoroti adalah ganda putra anak buah Herry IP yang telah melakukan persiapan dan memiliki treatment latihan yang berbeda beda dari satu ganda ke ganda lainnya. Sang pelatih memberikan latihan dengan fokus yang berbeda sesuai dengan kondisi. Target utama yang diinginkan adalah membawa pulang trofi All England.

Herry IP Kenal Baik Semua Ganda Putra

Sebagai pelatih ganda putra pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi atau Herry IP memiliki cara melatih yang berbeda. Termasuk cara mengondisikan semua ganda putra yang dimiliki oleh Cipayung tersebut. Dirinya mengatakan bahwa setiap ganda putra memiliki fokus masing masing saat berlatih, ini akan memberiakn kenyamanan dan persiapan yang lebih matang dibandingkan harus berlatih dengan fokus yang sama secara bersamaan. All England di depan mata, artinya ganda putra harus sudah dipersiapkan.

Muhammad Ahsan dan Hendra Setiawan yang baru ini menjadi runner Up di Final BWF Tour memiliki porsi latihan yang berbeda dengan adik tingkatnya. Ahsan/Hendra akan diberikan latihan yang berfokus pada penjagaan kondisi agar bisa stabil di lapangan dan menghindarkan seminimalis mungkin agar tidak cedera. Kondisi ideal dikondisikan dengan latihan yang intens namun tidak berat. Jika ada peningkatan latihan itu bisa dilakukan namun tidak signifikan. Diketahui usia Ahsan/Hendra tak lagi mudah sehingga rentan untuk mengalami cedera.

Berbeda lagi dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo dan Marcus Fernaldi Gideon, pasangan ganda putra nomor satu di dunia ini akan melakukan persiapan dengan fokus pada daya tahan fisik dan peningkatan daya tahan psikis. Begitu juga dengan pasangan unggulan totobet ketiga, Fajar/Rian. Kedua pasangan ganda putra ini akan mendapatkan porsi latihan yang sama untuk bisa meningkatkan daya tahan selama berada di lapangan. Khususnya Kevin/Marcus selama satu tahun terakhir sudah tidak bertanding. Kemungkinan akan sedikit kaku meskipun masih ikut latihan rutin.

All England Target Utama Ganda Putra

Pelatih Herry IP menargetkan All England sebagai salah satu ajang bergengsi yang harus dimenangkan oleh ganda putra. Karenanya, di dalam Jerman Open dan Swiss Open ganda putra unggulan tidak dimainkan. Fajar/Rian yang sentuhannya sempat hilang diberikan kesempatan ikut Jerman Open untuk menemukan kembali gairah bermainnya. Sementara Kevin/Marcus dan Ahsan/Hendra lebih ditekankan untuk bisa menargetkan All England dibandingkan dua turnamen sebelumnya.

Swiss Open, Jerman Open, dan All England memiliki waktu yang beriiringan dalam satu bulan, jika semua ganda putra bermain di tiga turnamen ini maka dikhawatirkan akan sulit untuk mengatur peak performance. Kevin/Marcus absen di tiga seri Thailand awal Januari karena Kevin Sanjaya Sukamuljo positif corona, diharapkan di All England pasangan Kevin/Marcus bisa memperlihatkan kekuatannya yang selama ini terus dipendam karena pandemi. Banyak penggemar bulutangkis Indonesia juga yang menantikan aksi The Minions di lapangan.

Selain ganda putra, PBSI telah mempersiapkan wakil wakil Indonesia di semua sektor untuk bisa berjuang dan membawa pulang trofi. Semoga di pada waktunya nanti seluruh wakil Indonesia mampu untuk menjadi yang terbaik dan naik ke podium All England. Baik ganda putra dan semua sektor lainnya memiliki kesempatan yang sama, apalagi China tidak ikut serta di dalam ajang ini dengan beberapa alasan.

Category: